MOU IDKITA Dengan PT Kompas Cyber Media

By Christie Damayanti

Sebelumnya :

ID Kita Kompasiana : Bermula dari ‘Keluarga Cengengesan’ …..

Sambil cengengesan, seperti biasa, kami terus membahas tentang rencana untuk bermitra dengan Kompasiana, untuk berbuat yang terbaik untuk anak2 kita. Sering kami berdiskusi lewat media mana saja, misalnya YM conference, atau grup, karena tim kami berada di seluruh Indomesia dan banyak negara2 yang lain.

Pertama, Valentino diminta untuk wawancara di TV Trans7, dan kang Pepih ‘japri’an dengan Valentino, setelah itu, aku ber-bbm dengan mas Iskandar Jet, untuk datang dan ingin bersilahturahmi ke markas Kompasiana dan berdiskusi tentang rencana kami ini.  Mas Iskandar Zulkarnaen sangat antusias untuk menyambut kami, untuk datang ke markas mereka. Dan ditentukan hari Rabu, tanggal 4 April 2012 untuk kami beramai2 datang ke kompas.com. Kami bersiap2 dengan apa yang ada pada kami, dan ber 5 ( aku, Valentino, mba Aulia Gurdi, mba Deasy yang datang khusus dari Purwokerto dan langsung pulang lagi, dan mba Mira Aquila ), karena yang lain masing2 ada kesibukannya sendiri2, kami datang berbondong2 sambil ( seperti biasa ) cengengesan, sampai berfoto2 ria bersama, sebelum bertemu tim Kompasiana.

Tim ID Kita Community ( belum menjadi ID Kita Kompasiana ), mba Aulia Gurdi, aku, mba Mita Aquila, mba Deasy, Valentino, mas Iskandar Zulkarnaen dan mas Franky, berfoto bersama …..

Sekitar jam 11 siang, kami sudah siap di markas Kompasiana. Kami disambut dengan hangat oleh kang Pepih Nugraha, mas Iskandar Zulkarnaen, mas Franky ( HRD ) dan mas Dieki. Untuk kami mempresentasikan tentang rencana kami untuk menjadi mitra bagi Kompasiana. Beliau2 terlihat sangat antusias, ketika Valentino dengan menggebu2 memfokuskan diri demi kelangsungan generasi muda kita. Tidak berhenti, Valentino satu demi satu mengupas dan membahas proposal kami.

Baja Juga :  Mau Menutup Facebook Selamanya? Ini Caranya!

Di ruang rapat Kompas.com, dan Valentino sedang mempresentasikan program2 kami.

Dan aku melihat, bahwa tim Kompasiana sangat respek dengan kami yang mau untuk terus berjuang bagi generasi muda, bukan untuk kami sendiri. Dan dalam akhir presentasi itu, kang Pepih dan tim Kompasiana yang lain, ternyata tertarik untuk bekerja sama, membangun sebuah komunitas baru untuk anak2 dan remaja2 generasi muda kita.

Valentino sangat serius membahas proposal kami di depan tim Kompasiana.

Bahwa, kami tetap akan menulis di dan untuk Kompasiana, yang telah membesarkan kami, terutama aku, yang sangat terdukung oleh adanya Kompasiana yang bisa membuat aku menjadi seorang stroke suvivor, dimana menulis untukku adalah sebagai terapi otakku. Dan khusus untukku,Kompasiana sudah membuat jalan bagi banyak stroke survivor ‘terselamatkan’, karena aku menulis di Kompasiana, banyak Kompasianer inbox aku untuk wawancara koran, majalah, radio dan TV, dan banyak yang membaca dan mendengar kesaksianku. Ternyata juga, banyak penderita stroke seperti aku, yang sudah putus asa dan depresi, menjadi bersemangat untuk ke rumah sakitku dimana aku menjalani trapi sampai sekarang dan meminta terapistku untuk ‘menterapi’ mereka juga! Puji Tuhan! Dan Kompasiana-lah yang telah menjadi berkat untuk kasih Tuhan bagi banyak orang ….. Bahkan, Kompasiana memberi aku anugerah yang tertinggi sebagai Kompasianer of the Year 2011 ( lihat tulisanku Kompasianival 2011: Kejutan Manis dari Tuhan Melalui Kompasiana ),yang semuanya telah memberi aku dukungan yang luar biasa, menjadi penulis amaatir dan bersaksi, mendapat banyak sahabat2 baru dan menjadi berkat untuk keluarga dan lingkungan sekelilingku …..

Konsep ‘pengikatan’ untuk bekerja sama dalam sebuah komunitas sosial serta moral bangsa bagi generasi muda Indonesia, kami godog dalam beberapa minggu setelah pertemuan ini. Masing2 bersiap untuk menuangkan dalam sebuah kesepakatan MOU.

Baja Juga :  Talkshow Publik: Pemanfaatan TIK di Mall Taman Anggrek

Walau belum ditanda tangani, kami sudah mulai membuat program2 kami. Masing2 dari kami membuat beberapa program mandiri, yang akan kami tuliskan kemudian. Singkatnya, masing2 dari kami menuangkan lewat MOU dalam pasal2 yang bisa membuat kami yakin, bahwa kerja sama kami ini akan membawa dampak yang luar biasa bagi generasi muda Indonesia.

Meeting di rumahku ……

Tim kami sendiri, sering meeting via segala macam media,  conference YM, atau bbm, bahkan lewat tek tok email karena anggota kami yang tersebar di seluruh Indonesia, Malaysia, Korea, Vietnam, Hongkong dan Jerman, dan bertemu muka di rumahku. Valentino sebagai penggerak, mba Aulia Gurdi sebagai coordinator Jakarta, aku, mba Lovema Syafei, mba Ella Zuleha, dan mas Choirul Huda, sempat bertandang dan diskusi di rumahku untuk membahas konsep2 dan program2 kami.

Membahas lanjutan menuju MOU di ruang meeting Kompas.com.

Kami diundang lagi untuk kedua kalinya, membahas lebih jauh lagi tentang pasal demi pasal MOU kita. Datang ke Kompas.com adalah aku, Valentino, mba Aukia Gurdi dan mba Vema. Dan kesempatan ini, menjadikan kami lebih bersemangat lagi untuk lebih membuktikan bahwa kami semua benar2 serius untuk program kami demi generasi muda kita ……

Bersama kang Pepih, mas Iskandar, mas Robert dan tim ID Kita Comunnity ( belum berubah menjadi ID Kita Kompasiana )

Dan pada akhirnya, Kompasiana mengundang kami untuk menanda-tangani kesepakatan MOU pada hari Selasa, 8 Mei 2012 di markas Kompas.com. Hanya Valentino dengan aku dari ID Kita Kompasiana, dank an Pepih Nugraha dari Kompas.com, krena memang sudah malam ( sekitar jam 18.30 ). Dan tim Kompasiana, ternyata tidak mau kerja sama ini hanya antar kami dan Kompasiana saja, tetapi justru MOU ini ditanda-tangani oleh Direktur Kompas.com, bapak Taufik H.Mihardja dengan ‘komandan’ kami, Tovanno Valentino, sebagai Ketua Umum ID Kita Comunnity yang sudah menjadi ID Kita Kompasiana. Dan program2 kerja kami, akan mulai! Tugas2 sudah mulai untuk memperkenalkan diri kami sebagai komunitas sosial bagi sebuah wadah untuk generasi muda Indonesia.

Valentino membubuhjan tanda tangan di ‘Kesepakatan MOU’, yang dari pihak Komps.com ditanda tangani oleh Direktur Kompas.com, Bapak Taufik H.Mihardja. Dan seremoni penyerahan masing2 yang berkepentingan ( Kompas.com dengan ID Kita Kompasiana ), antara kang Pepih Nugraha dan Valentino.

Kami tidak ingin meng-eksklusif-kan diri, tetapi kami MENGUNDANG sahabat2 Komnpasianer untuk bergabung dengan kami, sebagai komunitas moral dan sosial, dibawah tim inti dan anggota penggerak inti ID Kita Kompasiana. Jika memang berminat untuk kegiatan bersama, baik on-line atau off-line, bisa menuliskan di kolom komentar, dan akan kami yakin sekali, bahwa dalam kasih Tuhan, apapun yang kami lakukan untuk sesama kita yang terbaik, akan mendapat berkat dari Nya …..

Sahabats,

Baja Juga :  Road Show : Kisah Sebuah Sekolah “Kumuh” di Tengah Kota Ambon

Mari kita menjadikan anak2 dan remaja2 kita, sebagai generasi muda Indonesia, untuk lebih bisa mengekspresikan diri dalam berkomunitas lewat gadget dan dunia maya, lebih baik lagi. Gerakan ID Kita Kompasiana ( Tim penggerak inti dan Kompas.com ), pasti bisa menjadikan mereka, menjadi generasi muda yang tangguh, ASAL kita semua mau melepaskan ego kita masing2 untuk membaktikan diri kita untuk mereka, dalam kasih Tuhan ……

Salamku …..

Sumber Foto : IDKITA

Ditayangkan di Kompasiana 09 May 2012 | 19:22

Tag:
Choose your Reaction!