Karena Online Dapat Mengancam Gangguan Kepribadian

Gangguan kepribadian jenis ini bisa dijelaskan dengan contoh kegilaan akan tata bahasa. Ketika orang menemukan suatu kesalahan tata bahasa atau penulisan kata yang keliru dari orang lain dalam sebuah posting atau komentar, maka dia langsung menyerang dan dengan keras memprotesnya.

Dalam kenyataannya penderita gangguan ini merasakan ketakutan yang tidak logis terhadap dunia yang lebih berantakan, lebih kotor dan lebih kacau dibanding seharusnya yang dia pikirkan; sehingga secara cepat keadaan menjadi lebih buruk, dan akan mengalami kehancuran sampai ada seseorang yang memperbaikinya.

Di internet, setelah membaca setiap komentar-komentar, orang normal akan menderita nasib yang sama. Tata bahasa yang keliru, pilihan kata yang tidak tepat, atau bahasa gaul yang membingungkan, mendesak anda untuk mengoreksinya (tukang protes).

5. Perilaku merendahkan diri sendiri.

Dalam kehidupan nyata, gangguan ini dapat dikenal dengan perilaku merendahkan diri sendiri (bukan rendah hati) secara berlebihan dan sadar untuk mendapat perhatian orang lain (caper)

Jika sampai kepada tingkat ekstrem, hal itu dapat berubah menjadi pelecehan seksual secara online, dimana pelecehan menjadi sebuah tindakan nyata.

Ini bisa terjadi karena pencari perhatian bisa mendapatkan apa yang diinginkannya di internet, bila perlu orang tersebut nekat merendahkan dirinya sendiri dengan bahasanya, foto-foto atau adegan video online.

6. Internet Asperger’s Syndrome (atau E-spergers)

Seseorang yang dicap sebagi E-spergers adalah orang yang secara konsisten dan dapat diprediksi (karena kebiasaannya) menulis komentar-komentar yang aneh, janggal, buruk yang sifatnya menyerang, tidak sopan, menghina dan menyakiti hati.

Karena perilakunya konsisten dan dapat diprediksi inilah, maka E-spergers dapat melakukan segala macam hal termasuk Cyber-Bully (Troll) atau  Cyber-bullying (Trolling). Namun orang yang melakukan Cyber-bullying belum tentu dapat dicap sebagai E-spergers.

Baja Juga :  Kasus IM2 : Justeru MA dapat Mengancam Terjadinya “Kiamat” Internet

Sindrom Asperger atau Asperger disorder yaitu salah satu gejala autisme di mana para penderitanya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, sehingga kurang begitu diterima oleh banyak orang.

Walau memiliki gejala Autisme, Sindrom Asperger sebenarnya dapat dibedakan dari gejala autisme lainnya karena  dilihat dari kemampuan linguistik dan kognitif para penderitanya yang relatif tidak mengalami penurunan. Bahkan menurut para ahli,  mereka yang menderita  Sindrom Asperger  memiliki IQ yang relatif tinggi atau rata-rata. Hal ini berarti sebagian besar penderita sindrom Asperger bisa hidup secara mandiri.

Penderita sindrom Asperger sering kesulitan memahami ironi, sarkasme, dan penggunaan bahasa slang, apalagi memahami mimik muka/ekspresi orang lain, dan cenderung berbahasa dengan gaya formal. Mereka juga tergolong sulit bersosialisasi dengan orang lain dan cenderung menjadi pemalu, tergantung tingkat keparahan penyakit atau perkembangan si penderita sendiri.

Dari pemahaman inilah, kita mungkin dapat mengenal E-spergers, bahwa mereka yang berkomentar atau bahkan menulis pada media online, khususnya media online sosial, adalah orang yang secara sadar tidak memiliki filter untuk memahami “what to say and what not to say online.”

Walau bukan penyakit mental, mereka yang mengidap penyakit ini perlu diterapi secara khusus. Hal ini dilakukan agar mereka dapat memperbaiki cara berkomunikasi dengan lingkungannya dan dapat diterima dalam pergaulan.

**

Dari uraian tersebut, semoga dapat menjadi perhatian kita semua, khususnya bagi orang tua agar mewaspadai ini semua, paling tidak jangan sampai ancaman ini terjadi pada diri kita, keluarga kita apalagi anak-anak kita. Manfaatkan internet secara bijak, bukannya menjadikan kita sebagai budak internet.

—-

Untuk mendengar kembali hasil talkshow IDKITA dapat dilihat melalui link http://youtube.com/user/idkitakompasiana

Baja Juga :  Ikuti IWIC ke 8: Jika Memiliki Ide Kreatif dan Inovatif

Symber Gambar : merdeka.com

Choose your Reaction!