Workshop Perdana : IDkita Kompasiana Tentang ‘Parenting Control’

Kebaktian selesai sudah setelah Mba Adel ( calon Pendeta GKJ Eben Haezer ) menutup kebaktian dengan Berkat Tuhan. Setelah saat teduh, kami, dari Tim IDKita Kompasiana mempersiapkan peralatan untuk presentasi dan workshop ‘Internet Sehat dan Aman’. Aku dan Valentino bersiap, dan dibantu dengan Dennis sebagai tim IDKita Remja, mas Budi dan mas Bayu, memang belim menjadi tim IDKita tetapi sangat ingin menjadi tim kami.

Meja depan sudah disiapkan, 2 laptop salah satunya tersambung dengan Layar LCD besar untuk peserta presentasi dan workshop, 2 microphone iPad, video-cam serta beberapa kamera sudah siap, dan kami menunggu peserta untuk membuka presentasi dan workshop ini.

Setelah berkumpul beberapa kelompok, acara dibuka dengan kata sambutan oleh Bapak Sitorus Pahotan, Kepala Bidang Telematika Kementrian Kominfo, yang memang kami undang untuk mendampingi IDKita Kompasiana. Bahwa kegiatan tentang ‘Internet Sehat dan Aman’ adalah kegiatan yang memang sudah didukung oleh 3 Kementrian, yaitu KemenKominfo, Kemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Valentino mulai ‘beraksi’ ketika Bapak Sitorus selesai dengan kata sambutannya. Di mulai dengan fakta2 tentang banyaknya ‘anak hilang’ di dunia maya, remaja2 putri diperkosa karena Facebook, sampai cerita2 yang sangat ‘mengerikan’ tentang kehidupan remaja di dunia maya.

Bapak Sitorus Pahotan, Kasie Telematika Kemen Kominfo, membuka presentasi dan workshop IDKita Kompasiana di GKJ Eben Haezer

Pada sessi sebelumnya IDKita Kompasiana di GKJ Eben Haezer ( lihat tulisankuRespon Antusias Orang Tua tentang ‘Internet Sehat’ di GKJ Eben Haezer, Remaja Tidak Menyadari Bahwa Bahaya ‘Mengancam’ Mereka ! dan Ketika Orang Tua Baru Mengerti, Bahwa Anak-Anak Mereka Berada ‘Jauh’ di Depan Mereka ….. ), ternyata masih banyak jemaat di Gereja ku ini yang belum sempat mendengarkan presentasi tentang ‘Internet Sehat dan Aman’ ini, sehingga dalam presentasi sederhana di hari Minggu  tanggal 4 November ini, mereka masih terbengong-bengong dengan fakta2 yang ada, sehinngga aku yang berada di panggung sebagai salah satu yang mempresentasikan, melihat dengan gamblang wajah2 para jemaat kemarin. Mereka sangat antusias dengan sedikit presentasi sebelum memulainya dengan workshop.

Baja Juga :  Sosialisasi dan Seminar : Komnas Anak dan IDKITA Tentang Pedofilia

Aku dan Valentino sebagai presenter, sebelum sessi workshop.

Memang tidak gampang untuk membuat audience tertarik dalam workshop. Kami mengeerti bahwa ‘bahasa’ workshop, apalagi ‘bahasa IT’ akan membuat mereka pusing. Belum sampai bahasa yang benar2 harus mereka lakukan, bahasa2 standaard pun mereka masih banyak yang tidak mengerti …..

Jemaat dan orang tua yang benar2 berminat dan mengerti tentang gadget mereka untuk mendownload program ‘Parenting Control’.

Presentasi adalah cara yang nyaman bagi banyak orang, termasuk jemaat dan orang tua yang datang di Gereja kemarin. Apalagi di dukung dengan fakta2 yang membuat mereka terbelalak. Bukan kami ingin menakut2i  mereka dengan fakta2 yang mengerikan tentang masa depan anak2 dan remaja mereka, tetapi inilah FAKTA! Fakta yang tidak bisa ditutup2i lagi. Fakta yang harus dibuka dan di diskusikan bersama untuk sebuah jalan keluar …..

Program’Parenting Control’ dari Kapersky di operator Android yang sudah berhasil di download …..

Begitu fakta2 sudah kami beberkan, dan wajah2 tegang dari audience udah kami tahu, kami mulai masuk ke solusi, bahwa kita bisa mengontrol anak2 dan remaja kita dengan program ‘Parenting Control’. Valentino dengan luar biasanya, membuat banyak tutorial untuk mengajarkan jemaat dan orang tua dalam men-download program ‘Parenting Control’.

‘Pastikan gadget terkoneksi dengan internet’ …..

‘Parenting Control’ adalah sebuah program yang luar biasa, yang setidaknya bisa membantu untuk mengawasi anak2 dan remaja kita di dunia maya, sebelum regulasi pemerintah dapat mengayomi mereka. Kami akan menuju kesana, tetapi untuk mengontrol anak2 dan remaja tidak bisa menunggu. Sehingga program ‘Parenting Control’ ini, merupakan salah satu andalan program untuk mengontrol anak2 dan remaja kita di dunia maya.

Baja Juga :  Sekalipun Kecil Kesempatannya Dapat Menghasilkan Manfaat yang Besar

Valentino hanya sendiri, untuk membuat materi workshopnya, dengan banyak operator, seperti Blackberry, iPhone, iPad, Android, Simbyan, Windows dan sebagainya. Tidak banyak yang bisa membuat bahan seperti ini hanya dalam waktu yang sangat singkat. Dia bisa, dan sangat terbukti bahwa IDKita memang sangat peduli untuk kehidupan masa depan anak2 dan remaja. Tanggung jawabnya besar dan dia sama sekali tidak peduli, berapa yang datang untuk mengikuti workshopnya, berapa yang simpati dengan kedaan dan fakta2 ini.Dia terus melakukan yang terbaik. IDKita Kompasiana ingin selalu bekerja yang terbaik dan untuk melayani untuk anak bangsa …..

Workshopnya memang berat. Artinya, tidak banyak jemaat dan orang tua ( kecuali jemaat muda atau orang tua muda yang mempunyai gadget modern dan bergumul dengan gadget ) yang tahu apa itu ‘push mail’, apa itu ‘browser’ atau bagaimana mencari ( atau dikatakan browsing ) alamat web ….. Mereka banyak yang tidak tahu bahwa BB nya belum ada emailnya ( padahal mereka punya BB ). Berarti, memang jemaat dan orang tua sangat jauh tertinggal dibanding dengan anak2 dan remaja mereka, seperti di artikelku sebelumnya ….

Pada awalnya, cukup banyak jemaat dan orang tua yang mengikuti sessi workshop ini. Tetapi lama kelamaan satu persatu beberapa meninggalkan ruangan. Kami sangat mengerti dengan ‘beratnya’ sessi workshop ini. Apalagi dengan banyak operator, membuat workshop berjalan sangat lambat karena jaringan inetrneet yang seringkali lelet …..

Tetapi kami sama sekali tidak kecewa, apalagi patah semangat! Tugas ini untuk membuka mata orang tua bahwa dunia maya tidak seindah apa yang dimimpikannya, adalah sebuah tugas pelayanan. Kami sangat prihatin dengan keadaan sekarang ini, bahwa anak2 dan remaja kita sangat rentan sebagai korbah dunia maya, sehingga kami dengan IDKita Kompasiana akan sangat mati2an untuk mereka bisa berjalan ’smooth’ di masa depan mereka …..

Baja Juga :  Seminar : Disabilitas Dapat Mengakibatkan Masalah Kemiskinan

Workshop kemarin, merupakan workshop perdana kegiatan ‘Internet Sehat dan Aman’ IDKita Kompasiana. Dan di GKJ, Gerejaku, terbanyak adalah operatur BB, Android, IOS Apple dan Windows 7. Setelah selesai, mereka mengaku sangat puas kepada kami, karena MEREKA BARU TAHU TENTANG PROGRAM ‘PARENTING CONTROL’, bahwa jika mereka sudah men-download program yang luar biasa ini, mereka bukan hanya bisa mengontrol anak2 dan remaja mereka untuk berselancar di dunia maya, tetapi mereka bisa juga melihat apa / situs apa yang anak2 dan remaja buka, dengan siapa anak2 dan remaja mereka chatting, atau disitus mana saja yang anak2 dan remaja mereka posting ….. ‘Parenting Control’ juga sanggup ‘melumpuhkan’ internet pada jam2 tertentu, bahkan pada Windows Live mampu untuk tidak membupa PC bagi anak2 di waktu2 tertentu …..

Luar biasanya program ini untuk orang tua …..

Kegiatan workshop ini merupakan awal dari kegiatan presentasi dan workshop nasional dengan kolaborasi bersama 2 Kementerian ( lihat tulisanku IDKita Kompasiana Akan Berkolaborasi dengan 2 Kementerian dalam Hari Ibu 2012 ). Kami yakin, pemerintah akan mengapresiasi kegiatan ini, karena bertujuan untuk anak bangsa, walau aku juga yakin bahwa banyak sekali rintangan dan halangan. Misalnya saja dengan belum sadarnya warga tentang bahaya dunia maya, yang seakan2 dianggap sesuatu yang biasa2 saja ……

Tetap semangat, adalah salah satu gebrakan kita, dan doa adalah satu2nya pegangan kita. Bahwa jika semua dilakukan dengan semangat dan ada Tuhan dalam kita, siapakah yang dapat melawan jika Tuhan berkendak??

Salam IDKita Kompasiana …..

Ditayangkan di Kompasiana.com : 05 November 2012 | 15:12

Choose your Reaction!